Ribuan Anak Yatim Merasakan Kepedulian H. Nur Koning, Jumat Manis Penuh Berkah
PenulisRofiqi Nur Maulidi
Editor(Red)
SUMENEP (AksaraDigdaya.com) — Kepedulian terhadap anak yatim piatu terus ditunjukkan H. Nur Koning, pengusaha emas asal Candi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Melalui program Jumat Manis Yatim Bersholawat, ia rutin menggelar santunan di kediamannya setiap Jumat sore.
Kegiatan tersebut menjadi ruang kebersamaan bagi ratusan hingga lebih dari seribu anak yatim piatu. Mereka berkumpul untuk berselawat, menerima santunan, dan menikmati makan bersama dalam suasana penuh kehangatan.
Bagi H. Nur Koning, kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud kepedulian terhadap sesama. Ia berharap perhatian yang diberikan dapat menghadirkan kebahagiaan sekaligus menumbuhkan semangat anak-anak yatim piatu untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
“Bagi saya, berbagi bukan hanya tentang memberikan bantuan materi, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan bagi orang lain. Selama masih diberi kemampuan, saya ingin terus membantu anak-anak yatim piatu dan masyarakat yang membutuhkan. Semoga apa yang dilakukan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” ujar H. Nur Koning.
Kepeduliannya tidak terbatas pada santunan rutin. H. Nur Koning juga memberikan bantuan untuk pembangunan masjid dan madrasah diniyah, pemenuhan kebutuhan pendidikan, serta pemberian sarung kepada para guru. Apresiasi kepada santri berprestasi turut menjadi bagian dari dukungannya terhadap dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda.
Berbagai kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian terhadap aspek sosial, keagamaan, dan pendidikan. Dukungan kepada anak yatim piatu, santri, dan tenaga pendidik menjadi bagian dari upaya berbagi manfaat di tengah masyarakat.
H. Nur Koning berharap semangat berbagi dapat tumbuh lebih luas dan menggerakkan masyarakat untuk saling membantu sesuai kemampuan masing-masing.
“Saya berharap semakin banyak orang yang tergerak untuk membantu sesama. Kita tidak harus menunggu kaya untuk berbagi, karena kepedulian bisa dimulai dari hal sederhana. Kebahagiaan anak-anak yatim piatu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi saya,” ungkapnya.
Program Jumat Manis Yatim Bersholawat menjadi salah satu bentuk konsistensi H. Nur Koning dalam menjalankan kegiatan sosial. Melalui kegiatan tersebut, ia berupaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim piatu sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian di lingkungan masyarakat.












