TRENDING
Rp1,5 Miliar Versus Rp350 Juta! Polemik Kapal Sulaiman, Sulaisi Buka SuaraSurat Tuntutan Tak Ditandatangani, GPS Kecam DPMD Sumenep dan Siapkan Demo Bermassa Lebih Besar!Polresta Sumenep Minta Bukti Tambahan dalam Aduan Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta oleh Oknum PolisiPerahu Nelayan Terguling Dihantam Ombak di Perairan Dungkek, Lima Nelayan Ditemukan SelamatDua Tahun Republik di Bawah Singgasana Prabowo Subianto: Autopsi Fetisisme Kekuasaan, Ilusi Kemakmuran, dan Erosi Kedaulatan RakyatLBH IKAMA dan LBH Taretan Legal Justitia Dampingi Gratis Korban Dugaan Pengeroyokan di Camplong, Sulaisi Soroti Penanganan PolisiBadko HMI Jatim Kritik Agenda Sumpah Pemuda Polda Jatim, Sebut Berpotensi Membungkam Daya Kritis PemudaKado Pahit HUT ke-81 Jatim: Kolam Labuh Pasongsongan Dangkal Parah, Nelayan Dorong Perahu dan Mogok Bayar RetribusiKepemimpinan yang Menjejak Bumi: Tentang Pengabdian, Kepercayaan, dan Masa Depan Desa Lapa Laok“Jangan Ngawur Lagi!” Sulaisi Kembali Semprot Kurniadi soal Harta WarisRp1,5 Miliar Versus Rp350 Juta! Polemik Kapal Sulaiman, Sulaisi Buka SuaraSurat Tuntutan Tak Ditandatangani, GPS Kecam DPMD Sumenep dan Siapkan Demo Bermassa Lebih Besar!Polresta Sumenep Minta Bukti Tambahan dalam Aduan Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta oleh Oknum PolisiPerahu Nelayan Terguling Dihantam Ombak di Perairan Dungkek, Lima Nelayan Ditemukan SelamatDua Tahun Republik di Bawah Singgasana Prabowo Subianto: Autopsi Fetisisme Kekuasaan, Ilusi Kemakmuran, dan Erosi Kedaulatan RakyatLBH IKAMA dan LBH Taretan Legal Justitia Dampingi Gratis Korban Dugaan Pengeroyokan di Camplong, Sulaisi Soroti Penanganan PolisiBadko HMI Jatim Kritik Agenda Sumpah Pemuda Polda Jatim, Sebut Berpotensi Membungkam Daya Kritis PemudaKado Pahit HUT ke-81 Jatim: Kolam Labuh Pasongsongan Dangkal Parah, Nelayan Dorong Perahu dan Mogok Bayar RetribusiKepemimpinan yang Menjejak Bumi: Tentang Pengabdian, Kepercayaan, dan Masa Depan Desa Lapa Laok“Jangan Ngawur Lagi!” Sulaisi Kembali Semprot Kurniadi soal Harta Waris
Sumenep 28°C|IHSG: 5.098,06 (−3,19%)|USD/IDR: 18.182
Pasang iklan di Aksara Digdaya
Pasang iklan di Aksara Digdaya

TENTANG KAMI

Menulis Fakta, Menjaga Nurani Publik

AKSARA DIGDAYA lahir dari kebutuhan yang sederhana namun mendasar: menghadirkan jurnalisme dari Madura yang jujur, berani, dan dekat dengan warganya. Kami percaya berita tidak cukup hanya cepat. Berita harus akurat, berimbang, dan mampu membantu masyarakat memahami apa yang sebenarnya terjadi di sekitar mereka.

AKSARA DIGDAYA adalah media online independen yang dikelola dan diterbitkan oleh PT Aksara Digdaya Madura. Kami menyajikan kabar dari desa hingga kabupaten, dari persoalan pendidikan, lingkungan, dan kesehatan hingga dinamika politik dan kebijakan publik, dengan sudut pandang yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

AKSARA DIGDAYA dipilih dari dua kata yang kami pegang sebagai komitmen. Aksara berarti tulisan, tempat fakta dicatat dan disampaikan. Digdaya berarti kuat dan berdaulat. Bersama, keduanya menjadi pengingat bahwa setiap tulisan kami harus berdiri di atas kebenaran, tegak pada kepentingan publik, dan tidak tunduk pada tekanan pihak mana pun.

Kami bekerja dengan keyakinan bahwa daerah layak punya suara yang kuat. Banyak peristiwa penting di desa dan kecamatan tidak sampai ke ruang publik karena tidak ada yang mencatatnya. Di situlah kami hadir, hadir di lapangan, mendengar warga, memverifikasi fakta, lalu menuliskannya dengan jernih.

NILAI YANG KAMI PEGANG

INDEPENDEN

Tidak tunduk pada tekanan politik, kepentingan bisnis, atau intervensi pihak luar.

AKURAT

Setiap informasi diverifikasi sebelum dipublikasikan dan disajikan berimbang.

BERPIHAK PADA WARGA

Mengangkat persoalan masyarakat yang selama ini jarang terdengar.

BERINTEGRITAS

Menjunjung kode etik jurnalistik dan menolak segala bentuk imbalan dari narasumber.

“Kami tidak menulis untuk menyenangkan siapa pun. Kami menulis agar warga tahu, pemegang kuasa bertanggung jawab, dan kebenaran tidak hilang di tengah kebisingan.”

Redaksi AKSARA DIGDAYA bekerja dengan struktur yang terbuka dan dapat diperiksa publik. Susunan redaksi, legalitas perusahaan, dan kontak resmi kami cantumkan secara lengkap di halaman Redaksi, agar masyarakat dapat memastikan keaslian setiap wartawan dan informasi yang mengatasnamakan kami.

Kami juga membuka ruang bagi partisipasi publik. Melalui rubrik Kirim Berita dan Kirim Tulisan, siapa pun dapat menyampaikan peristiwa, gagasan, dan perspektifnya. Sebab kami percaya jurnalisme yang sehat tumbuh dari percakapan antara redaksi dan masyarakat yang dilayaninya.

AKSARA DIGDAYA adalah ikhtiar untuk merawat nalar publik dari Madura: menulis dengan jujur, bekerja dengan tertib, dan terus belajar menjadi media yang layak dipercaya.

SELAMAT DATANG DI AKSARA DIGDAYAMari bertualang dalam berita.
!Berita Terkini, Eksklusifdi WhatsApp Aksara Digdaya