TRENDING
Rp1,5 Miliar Versus Rp350 Juta! Polemik Kapal Sulaiman, Sulaisi Buka SuaraPerkuat Barisan hingga Kepulauan, MADAS Sedarah Sumenep Siapkan Pelantikan Besar Januari 2027Surat Tuntutan Tak Ditandatangani, GPS Kecam DPMD Sumenep dan Siapkan Demo Bermassa Lebih Besar!Badko HMI Jatim Kritik Agenda Sumpah Pemuda Polda Jatim, Sebut Berpotensi Membungkam Daya Kritis PemudaPolresta Sumenep Minta Bukti Tambahan dalam Aduan Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta oleh Oknum PolisiDua Tahun Republik di Bawah Singgasana Prabowo Subianto: Autopsi Fetisisme Kekuasaan, Ilusi Kemakmuran, dan Erosi Kedaulatan RakyatPerahu Nelayan Terguling Dihantam Ombak di Perairan Dungkek, Lima Nelayan Ditemukan SelamatLBH IKAMA dan LBH Taretan Legal Justitia Dampingi Gratis Korban Dugaan Pengeroyokan di Camplong, Sulaisi Soroti Penanganan PolisiAIPDA Edi Hermanto Jalani Patsus di Propam, Sulaisi Desak Pemeriksaan Etik Polresta Sumenep TransparanSumpah Pemuda atau Panggung Bagi-Bagi Uang Rp100 Ribu? HMI Sumenep Desak Polda Jatim Buka AnggaranRp1,5 Miliar Versus Rp350 Juta! Polemik Kapal Sulaiman, Sulaisi Buka SuaraPerkuat Barisan hingga Kepulauan, MADAS Sedarah Sumenep Siapkan Pelantikan Besar Januari 2027Surat Tuntutan Tak Ditandatangani, GPS Kecam DPMD Sumenep dan Siapkan Demo Bermassa Lebih Besar!Badko HMI Jatim Kritik Agenda Sumpah Pemuda Polda Jatim, Sebut Berpotensi Membungkam Daya Kritis PemudaPolresta Sumenep Minta Bukti Tambahan dalam Aduan Dugaan Permintaan Uang Rp100 Juta oleh Oknum PolisiDua Tahun Republik di Bawah Singgasana Prabowo Subianto: Autopsi Fetisisme Kekuasaan, Ilusi Kemakmuran, dan Erosi Kedaulatan RakyatPerahu Nelayan Terguling Dihantam Ombak di Perairan Dungkek, Lima Nelayan Ditemukan SelamatLBH IKAMA dan LBH Taretan Legal Justitia Dampingi Gratis Korban Dugaan Pengeroyokan di Camplong, Sulaisi Soroti Penanganan PolisiAIPDA Edi Hermanto Jalani Patsus di Propam, Sulaisi Desak Pemeriksaan Etik Polresta Sumenep TransparanSumpah Pemuda atau Panggung Bagi-Bagi Uang Rp100 Ribu? HMI Sumenep Desak Polda Jatim Buka Anggaran
Sumenep 32°C|IHSG: 5.096,83 (+0,79%)|USD/IDR: 18.145
Pasang iklan di Aksara Digdaya
Pasang iklan di Aksara Digdaya
Berita Daerah Pendidikan

Sambut Hari Jadi ke-757 Sumenep, Siswi SMK Al-Karimiyyah Pukau Pengunjung Media Expo Lewat Tari Belijje’en

AHMAD SYAFIQ NASRULLAHPenulisAHMAD SYAFIQ NASRULLAH
REDAKSIREDAKSIEditorREDAKSI
Siswi SMK Al-Karimiyyah menampilkan Tari Belijje’en di Media Expo Sumenep 2026.
KETERANGAN FOTO: Tiga siswi Sanggar Larassati SMK Al-Karimiyyah Sumenep memperkenalkan Tari Belijje’en dalam Panggung Hiburan Media Expo 2026.
Dengarkan 3 menit baca
Ukuran Tulisan

SUMENEP (AksaraDigdaya.com) – Kisah pedagang sayur keliling menjadi daya tarik di Panggung Hiburan Media Expo, Sabtu (31/10/2026). Tiga siswi Sanggar Larassati SMK Al-Karimiyyah Sumenep membawakan tari tradisional Belijje’en menjelang peringatan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.

Penampilan tersebut menghadirkan gerakan tari yang dinamis sekaligus mengangkat kehidupan masyarakat Madura. Tarian ini menggambarkan aktivitas pedagang sayur yang berkeliling dari satu rumah ke rumah lainnya.

Ketiga penari berasal dari Beraji, Kecamatan Gapura. Mereka adalah Dwi Nafayatun Nazilia, Indri Afrianansyah, dan Isti Komariah. Penampilan mereka menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan seni tradisional Sumenep kepada pengunjung Media Expo.

Pasang iklan di Aksara Digdaya

Kepala SMK Al-Karimiyyah Sumenep, Fendi Susanto, S.Pd.I., mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Sanggar Larassati. Kesempatan tersebut dinilai menjadi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan potensi dan kreativitas.

“Alhamdulillah, kami sangat bangga karena Sanggar Larassati mendapat kesempatan tampil di Panggung Hiburan Media Expo. Kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan bakat, mengembangkan kreativitas, sekaligus memperkenalkan kesenian daerah kepada masyarakat luas,” ungkap Fendi.

Guru pembina tari, Siti Sofa Riskianti, S.Pd., menjelaskan bahwa tari Belijje’en mengangkat kisah pedagang sayur keliling yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumenep.

“Tari Belijje’en ini terinspirasi dari aktivitas pedagang sayur yang berkeliling dari satu rumah ke rumah lainnya. Gerakannya menggambarkan interaksi pedagang dengan masyarakat yang menunggu kedatangan mereka untuk berbelanja. Kami ingin mengangkat kebiasaan sederhana tersebut menjadi sebuah karya seni yang memiliki nilai budaya,” jelas Siti Sofa.

Tradisi tersebut dikenal melalui ungkapan bahasa Madura, ekaso’on dhari settong bengko ka bengko selaen kantos masyarakat se ngambhek Belijje. Tarian ini berupaya menghadirkan kembali suasana kehidupan masyarakat yang akrab dengan aktivitas pedagang sayur keliling.

Kesempatan tampil di Media Expo juga meninggalkan kebanggaan bagi para penari. Dwi Nafayatun Nazilia, Indri Afrianansyah, dan Isti Komariah menganggap pengalaman tersebut sebagai kesempatan berharga untuk belajar sekaligus memperkenalkan kesenian daerah.

“Kami merasa senang dan bangga bisa tampil di Media Expo, terlebih kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menjelang Hari Jadi Kabupaten Sumenep. Pengalaman ini membuat kami semakin mengenal tari tradisional dan ingin terus belajar melestarikan budaya daerah,” ungkap para penari.

Keterlibatan Sanggar Larassati menunjukkan bahwa SMK Al-Karimiyyah Sumenep tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi vokasi. Sekolah tersebut juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, berekspresi, dan berkontribusi dalam pelestarian seni budaya.

Tari Belijje’en membawa pesan bahwa kebudayaan tidak selalu lahir dari kisah besar. Aktivitas sederhana masyarakat juga menyimpan nilai sejarah, tradisi, dan identitas yang patut dijaga.

Penampilan di Panggung Hiburan Media Expo menjadi salah satu upaya memperkenalkan kekayaan budaya Sumenep kepada generasi muda. Semangat pelestarian tersebut diharapkan terus tumbuh melalui kreativitas dan keterlibatan generasi penerus.

Ikuti Update Kami

Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di:

Pasang iklan di Aksara Digdaya

# BACA JUGA

Tulis Komentar

!Berita Terkini, Eksklusifdi WhatsApp Aksara Digdaya